Mandalamekar, Tasikmalaya, Jawa Barat, 2 - 5 Juni 2012



Site Map: Home > Catatan > Inisiasi BlankOn Berbahasa Banyumas Muncul dari Desa
4 June 2012 08:40 WIB

Prianton Subardio (Foto: Yudha PS)

Inisiasi awal pengembangan BlankOn berbahasa Banyumas berasal dari desa. Penyebabnya, warga desa mengalami kesulitan menggunakan komputer berbahasa Inggris. Sehingga mereka mengusulkan kepada komunitas BlankOn Banyumas untuk mengalihbahasakannya ke bahasa Banyumas.

Demikin disampaikan Prianton Subardio (22), pegiat BlankOn Banyumas, dalam Klinik BlankOn Membangun di rangkaian Festival Jawa Kidul (JadulFest) 2012, Minggu  (03/6/2012) pagi.

Anton, sapaan Prianton, lebih lanjut menyampaikan bahwa kemunculan BlankOn berbahasa Banyumas, membuat penduduk desa mendapatkan solusi. Proses belajar komputer dan Linux mereka menjadi lebih mudah.

Hal yang menarik, penggiat BlankOn kerap diejek penduduk desa bila tidak mampu menyelesaikan kendala pada sistem operasi sentuhan anak bangsa ini.“Mosok kalah karo wong ndeso (masa kalah sama orang desa),” ungkap Prianton, menirukan ejekan warga desa.

Rencananya, komunitas BlankOn Banyumas akan merilis BlankOn 8.0 berbahasa Banyumas pada 17 Agustus 2012 mendatang. Penggunaan bahasa lokal Banyumas merupakan bentuk dukungan BlankOn Banyumas untuk melestarikan nilai-nilai budaya daerah.*** (Zaimul Umam)

Baca Juga :

  • » Lestarikan Tradisi, Warga Mandalamekar Tutup Rangkaian JadulFest dengan Pengajian
  • » Kembangkan Ekonomi Kolektif, SPP Tingkatkan Kesejahteraan Petani
  • » Kumpulan Materi Hari Kedua Jadulfest 2012
  • » Kedaulatan Desa Perlu Dipulihkan Segera
  • » Keterbukaan Publik Adalah Budaya Indonesia

  • Komentar Melalui Facebook :

    Nama* Comment
    E-mail*
    Website